Superman Itu Tetangganya Sendiri.
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Superman Itu Tetangganya Sendiri.

Oleh: Dahlan Iskan

Merdeka!
Dan Turki merdeka juga. Dari krisis moneter yang begitu mencekam.

Merdeka!
Dan Turki berhasil menginjak rem tepat waktu: saat roda ekonominya berada di bibir jurang.

Memang posisi rodanya masih tetap di tebing. Tapi sudah ada superman. Yang menahannya. Untuk tidak terjungkal.

Superman itu tetangganya sendiri: Emir Syeikh Tamim bin Hamal Al Thani. Pemimpin tertinggi Qatar. Negara kecil yang sakunya besar.

Syeikh Tamim datang ke Turki. Rabu lalu. Tepat waktu. Setelah bicara-bicara 3,5 jam semuanya beres: Qatar akan meminjami Turki. Dana besar. Angkanya luar biasa: 15 miliar Dolar. Hampir Rp 200 triliun.

Begitu mendapat obat penurun panas dari Qatar itu, suhu Lira turun. Mata uang Turki itu langsung menguat. Tiga hari terakhir sudah menguat 17 persen.

Memang belum bisa kembali seperti tahun lalu: 1 Dolar 4 Lira. Tapi kemarin 1 Dolar sudah 5,9 Lira. Tidak lagi 7 Lira. Krisis sudah bisa dihindari.

Betapa bahagia punya tetangga sebaik Qatar. Mau membantu. Dengan cepat. Dengan dana besar. Bahkan sang Emir yang datang sendiri ke Turki.

Tetangga mulia macam apa Qatar itu. Begitu terharu saya mencermatinya.

Mengingatkan saya pada tahun 1997/98. Saat kita dilanda krisis moneter. Yang luar biasa. Yang berlarut-larut. Menjadi krisis politik. Krisis rasial. Soeharto jatuh. Kepercayaan nasional runtuh.

Kalau saja tetangga kita seperti Qatar. Kalau saja ada yang mengulurkan tangan. Kerusuhan sosial tidak sampai terjadi.

Saya tidak bisa bayangkan. Betapa ‘nelongso’-nya Pak Harto saat itu. Minta bantuan ke tetangga kaya. Hanya dapat nasihat kata-kata.
Terpaksa Pak Harto ngemis ke IMF. Yang menyakitkan itu.

Qatar memang pernah merasakan budi baik Turki. Belum lama ini. Saat Qatar dikucilkan oleh negara-negara sesama Arab. Tetangga yang mengitarinya.

Saat itu Turki mendukung Qatar. Ketika negara-negara Arab melarang kirim barang ke Qatar, Turki turun tangan. Qatar bisa bertahan. Sampai hari ini. Di tengah isolasi.

Begitu marahnya pada Qatar, Arab Saudi sampai akan menggali daratannya. Yang berbatasan dengan Qatar. Selebar 200 meter. Sepanjang 200 km. Menjadi laut pemisah dua negara.
Qatar tidak menyerah. Tidak mau tunduk. Boikot Arab Saudi tidak sakti.

Dengan turunnya Superman itu Presiden Erdogan tidak perlu ngemis ke IMF. Martabatnya tidak perlu jatuh.

Bahkan Turki tetap bisa mempertahankan ideologi ekonominya: anti bunga tinggi. Yang dianggap sebagai ibu segala setan ekonomi.

Hanya saja Turki menerima saran ini: mengurangi defisit anggaran. Dengan cara mengurangi pengeluaran. Membatalkan proyek.
Tiap departemen diminta berhemat. Potong anggaran. Antara 20 sampai 30 persen.

Memang, pertumbuhan ekonomi Turki akan melambat. Tapi akan bisa lebih berkelanjutan. Daripada crash. Toh sudah 10 tahun Turki berhasil tumbuh cepat. Sampai pendapatan perkapitanya sangat tinggi: 17 ribu USD. Enam kali lipat lebih makmur dari kita.

Amerika masih terus berkoar. Akan meningkatkan lagi sanksi untuk Turki. Katanya: terbukti Turki bukan sahabat baik. Tidak mau membebaskan pastor Andrew Brunson. Asal Amerika. Yang kini ditahan di sebuah rumah, di Turki.
Tiongkok mungkin akan jadi Superman kedua. Bagi Turki. Untuk menambah dana Qatar itu.

Ternyata punya tetangga baik itu membahagiakan. Baik dan kaya. Kaya dan baik. (dahlan iskan)

 

August 18, 2018

About Author

dahlan iskan


38 COMMENTS ON THIS POST To “Superman Itu Tetangganya Sendiri.”

    • Pahlawan ekonomi, menyelamatkan martabat,
      dan pantas diacungi jempol
      perintah sang Maha..Jangan menunggu sampai diminta jika kamu tahu, karena dia menjaga “MARTABAT” yang juga perintah dari Yang Maha…

  1. Tetangga kaya dan baik. Ternyata juga karena balas budi. Tapi saling menolong pada situasi simalakama adalah baik. Lebih baik lagi kalau yang balas budi ternyata kaya raya

  2. Memang kita perlu, baik dengan tetangga. Sehingga kalau kita kena musibah, akan mudah mendapatkan pertolongan, baik tetangga rumah maupun negara

  3. Allah turunkan pertolonganNya melalui Emir Qatar, Shubanallah, mari kita mulai dg lawan sistim bunga tinggi yg dzolim itu

  4. Sebagai muslim atau manusia kita harus baik pada tetangga. Ada budi pekerti yang harus dilaksanakan.

    MENDAPAT TETANGGA YANG BAIK DAN KAYA MERUPAKAN BONUS.

    Jadi berbuat baiklah kepada semua tetangga sebab di saat terdesak secara mendadak kita akan minta tolong pada tetangga terdekat. Bukan ke saudara yang mungkin rumahnya jauh.
    😊😊😊😊😊😊

  5. Alhamdulillah…
    Akhirnya Turki mulai menemukan jalan untuk melewati Krisis ekonomi ini,
    Tanpa perlu meminta belas kasihan Amerika…
    Tanpa perlu menggadaikan ideologi mereka…

    Ikut senang untuk Berta, Erdogan & Truki

  6. Alhamdulillah…
    Akhirnya Turki mulai menemukan jalan untuk melewati Krisis ekonomi ini,
    Tanpa perlu meminta belas kasihan Amerika…
    Tanpa perlu menggadaikan ideologi mereka…

    Ikut senang untuk Berat, Erdogan & Truki

  7. Gak kaya tetangga kita yang negara kecil, malah menampung kapital flight dari konglomerat kita, menjadi tetangga yang membiarkan maling rumah kita diamankan sama tetangga

  8. Ditolong itu karena pernah menolong.
    Yg ditolong pun kini tahudiri….
    Soal pak Harto sy jadi ikut sedih, jatuh karena krisis tsb. Sementara ada pihak lain dgn bangga mengklaim dialah yg menjatuhkan. Sangat ironis..

    • Tahun 2005 Turki melakukan redenominasi, 1 lira itu aslinya 1 juta lira sebelum redenominasi. Jadi kalau pakai kurs lama 1 dollar 7 juta lira…. Lha yg di sini baru segitu ya udah ribut2 🙂

  9. Alhamdulillah..indahnya saling membantu…semoga negerinya via valen dapat membantu Turki meski hanya nyumbang recehan…

  10. Alhamdulillah..indahnya saling membantu…semoga negerinya Abah dapat membantu Turki meski hanya nyumbang recehan…

  11. Itulah persaudaraan Islam. Saat ada yg kesulitan, saling bantu. Saling menanggung beban. Turki-Qatar. Saudi dan UEA penduduknya emang mayoritas Islam, tp pemerintahannya menghamba pada AS.

    Tuntutan pembebasan pastor hanyalah kedok semata. Seperti alasan senjata pemusnah massal di Irak yg jadi dalih penyerangan AS. Khas HIPOKRIT AS.

    Indonesia? Semoga RI bisa kayak Turki sekarang. Bisa dimulai dari pemimpinnya. So, jika mengalami kesulitan, RI bisa dibantu tetangga, baik dekat maupun jauh. Siapa yg menabur benih, dialah yg menuainya. (*)

  12. Mereka saling memiliki kepentingan dan aktif dalam memainkan politik kawasan. bukankah ada perkataan “tidak ada kawan yang abadi dalam politik dan begitu pula sebaliknya”dan juga “yidak ada pula makan malam yang gratis”

  13. Seperti layaknya adagium politik, yang ada adalah kepentingan, ya kepentingan politik balas budi, namun sequelnya selanjutnya superman ganti pemerannya dari Qatar menjadi China..

  14. Masih teringat perkatan ERDOGAN….”Kita masih Punya ALLAH!”….tegas Dan yakin…Subhanallah…. pemimpin Hebat..

  15. mantap pak dahlan …..
    berdasarkan data worldbank, GDP per capita Turkey th 2017 adalah $10.541 sedang Indonesia hanya $3.847. Jadi kira2 gdp per capita turkey itu 2,74 kali Indonesia.

  16. Setuju sekali pak Dahlan, memang bagaimanapun amrik ingin menjadi kapitalis yang menguasai dunia . Tidak pandang suku, agama , ras yangbpenting duit buat mereka , orang lain miskin tidak peduli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,536 other subscribers

EnglishIndonesian
%d bloggers like this: