Romantisnya Uluwatu dan Magetan
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Romantisnya Uluwatu dan Magetan

Oleh: Dahlan Iskan

Mumpung edisi minggu. Saya isi dengan hal yang ringan: perkawinan. Baru sekali ini saya menghadiri pesta kawin di pinggir cliff: Uluwatu. Bali.

Saya berdecak kagum. Indah sekali. Romantis banget. Lihatlah videonya. Yang saya sertakan di tulisan pendek ini. Cukuplah video itu. Sudah sama dengan 10 halaman tulisan.

Saya harus pidato di acara itu. Mewakili keluarga besar Budi Prakoso. Yang mengawinkan anaknya: Ayu Sekarini Prakoso.  Dapat suami wartawan Prancis: Aurelian Devornoix.

Saya baru sekali itu melihat Ayu. Yang SMA nya di Beverly Hill dekat Hollywood. Yang universitasnya di Essec, Prancis. Yang kini menekuni bidang seni dan desain di Paris.

Melihat wajah Ayu saya teringat bintang film Yenny Rachman: keningnya, hidungnya, bibirnya, dagunya, postur tubuhnya. Persis Yenny Rachman saat muda dulu. Saat masih top-topnya jadi bintang film.

Yernyata Ayu memang anaknya Yenny Rachman. Dengan Prakoso. Ketika keduanya belum bercerai. Pantesan miripnya bukan main.

Yenny tentu hadir di Uluwatu ini. Dengan suaminya yang sekarang. Yang direktur utama Bank Rakyat Indonesia.

Istri Budi yang satunya juga hadir: Roos Anwar. Semuanya menyatu. Seperti satu keluarga.

Lihatlah foto bersama mereka. Bandingkan wajah Ayu dan Yenny Rachman. Simpulkan: yang mana Ayu dan mana ibunya.

Saya kagum dengan keindahan lokas ini. ”Di Bali ada enam lokasi yang seperti ini,” ujar EO tadi malam. ”Tapi ini yang the best,” tambahnya. ”Sulit sekali pesan tempat di sini,” katanya lagi.

Ayu sendiri yang memilih lokasi ini. Untuk 150 orang yang diundang. Saya lihat ada Pak Moeldoko dan istri. Setiawan Djody. Hadi Purnomo yang mantan Dirjen Pajak. Ada pula bintang film Rima Melati, Widyawati. Dan seperempat lagi keluarga pengantin pria dari Prancis. Termasuk wartawan-wartawan teman Aurelian.

Saya tidak menyesal dulu kawin di bawah pohon mangga. Di halaman desa pelosok Magetan sana. Hampir 45 tahun yang lalu. (dis)

June 24, 2018

About Author

dahlan iskan


18 COMMENTS ON THIS POST To “Romantisnya Uluwatu dan Magetan”

  1. Ha ha ha d bawah pohon Mangga pak DI. Sing penting mah langgeng n keluarga bahagia 1.000.000 turunan. Ameen.

  2. Ayo Pak bkin anniversary pernikahan sm ibu lagi, tetep nang ngisor pelem, tapi uwit pelemnya dipindah ke uluwatu..pasti romantisnya mengalahkan yg pengantin baru…

  3. Bah. Mau takbuatkan tempat nikah y. tunggu sy sudah siap lokasinya. Ada pelemnya. Ada nangka. Sama pohon sukun. Sama ada tulisan. SELAMAT DATANG DI LOKASI PERNIKAHAN DAHLAN ISKAN. Saya kog hampir lihat pertanda pertanda akan jadi real. Ngomong apa aku iki. Bah kalau namanya takpakai tempat kemah atau seperti di atas gratis atau bayar sih?

  4. Sebagai penikmat bin pembaca, sudah lama saya membaca esai-esai pak Bos… selalu ada “kick dan suspen” kali ini, ini: Saya tidak menyesal dulu kawin di bawah pohon mangga. Di halaman desa pelosok Magetan sana. Hampir 45 tahun yang lalu.[] hahahaha… terus menulis pak Bos…

  5. ga masalah Bah di bawah pohon mangga, yang penting sakinah, mawadah, warahmah dan mangganya ga pada berjatuhan bah 🙂

  6. tks. Abah. semoga Abah selalu dalam pelukan Allah SWT.
    Jadi muncul memori Uluwatu,,, eksotis tapi juga ngeri2 gumun, bungah, ada juga rasa takut kejlungup perengan..hahaha…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,951 other subscribers

EnglishIndonesian
%d bloggers like this: