Gara-Gara TikTok
28 September 2019
Oleh : Wirahadikusumah
Saking viralnya, cuplikan lirik dari lagu 'Entah Apa yang Merasukimu' jadi bahan kritikan mahasiswa dalam demo beberapa hari terakhir.
 
 
 
Entah apa yang merasukimu
Hingga kau tega mengkhianatiku
Yang tulus mencintaimu
Salah apa diriku padamu
Hingga kau tega menyakiti aku
Kau sia-siakan cintaku
Aku menyayangimu
Tapi lagi-lagi kau sakitiku
Kau telah khianatiku
 
Itulah sepenggal lirik lagu berjudul ”Salah Apa Aku”. Atau yang lebih viral disebut ”Entah Apa yang Merasukimu”.
 
Belakangan saya sering mendendangkan lagu ini. Terutama saat di kamar mandi.
 
Bisa jadi, sebagian dari Anda juga melakukan hal yang sama seperti saya.
 
Sebab, lagu ini memang sedang booming. Bahkan, penyanyi sekelas Via Vallen menyanyikan ulang lagu tersebut.
 
Tapi, bukan karena Via Vallen lagu ini menjadi viral. Dia hanya membuatnya tambah terkenal saja.
 
Karena sebelumnya, lagu ini sudah viral di media sosial. Penyebabnya gara-gara aplikasi musik video TikTok. Yang belakangan ini memang digemari netizen. 
 
Di aplikasi tersebut, lagu ini dijadikan backsound. Kemudian disajikan dengan nada yang diremix DJ. Juga ditambah efek burung gagak di sepanjang lagunya. 
 
 
Lalu siapa sebenarnya pemilik lagu tersebut?
 
Penciptanya adalah Band Ilir7. Yang digawangi Ave (vokal), Vicc (bass), Zinc (gitar), dan Richie (drum). Mereka berasal dari Lubuklinggau, Sumatera Selatan. 
 
Lagu ini diciptakan pada 2018. Dan booming pada September 2019. 
 
Hingga hari ini (27/9), lebih dari 32 juta kali yang menonton video klip lagu tersebut. Yang di upload kanal ascadamusic di YouTube. 
 
 
Kebanyakan netizen membenarkan mengetahui lagu ini dari TikTok. 
 
Seperti disampaikan Agung Apriansyah Official. ”Rilis satu tahun yang lalu, meledak di tahun 2019. Keajaiban TikTok,” tulisnya di kolom komentar kanal ascadamusic.
 
Senada dituliskan Adie Sanjaya. ”Berawal sering dengar di TikTok, akhirnya menemukan yang originalnya. September 2019,” katanya.
 
Ungkapan senada juga dikatakan Novia RD. ”Karena TikTok lagu ini naik melejit. Berterima kasihlah dengan TikTok,” ujarnya.
 
Band Ilir7 sepatutnya memang harus berterima kasih dengan TikTok. Karena aplikasi asal Tiongkok itu, nama mereka menjadi terkenal.
 
Tetapi, saya kurang sepakat, jika ada yang mengatakan, keterkenalan Band Ilir7 itu murni hanya gara-gara TikTok. 
 
Sebab, tidak mungkin lagu itu menjadi backsound di TikTok, jika tak menarik.
 
Ini mengingatkan saya dengan artikel berjudul ”Rusto’s Tempeh Man Jadda”. Yang ditulis bos saya Dahlan Iskan. November tahun lalu.
 
Tentang kebetulan yang diundang. Kebetulan yang dijemput. Dan kebetulan yang bukan sekadar kebetulan.
 
Saya yakin, keterkenalan Band Ilir7 itu bukan karena ada unsur kebetulan saja. 
 
Tetapi, ada juga unsur kesungguhannya.(wirahadikusumah)
 
Baca Juga
Azrul Ananda
happywednesday.id

Azrul Ananda
happywednesday.id

About Author
Wirahadikusumah
Comments (11)