Minum Ludah
03 September 2019
Oleh : Wirahadikusumah
Lihatlah videonya di media sosial. Sudah banyak yang membagikannya.
 
Bagaimana perasaan Anda ketika melihatnya?
 
Jijik?
 
Kesal?
 
Geram?
 
Jika iya, berarti perasaan Anda sama dengan saya.
 
 
Video yang saya maksud adalah kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK). Untuk mahasiswa baru di Universitas Khairun (Unkhair), Maluku Utara.  Kamis (29/8).
 
Video itu menuai banyak kecaman. Tampak sejumlah mahasiswi duduk dalam suatu ruangan. Kemudian seorang mahasiswa meminum air dari gelas air mineral. Lalu dilepehkannya kembali. 
 
Selanjutnya, gelas itu diberikan ke mahasiswa lain di sebelahnya. Dan melakukan hal yang sama dengannya. Hal itu dilakukan secara estafet.
 
Video itu kemudian beredar luas di media sosial. Ada di YouTube. Instagram. Hingga Twitter.
 
Emosi ribuan netizen langsung tersulut. Ribuan kecaman disampaikan. Termasuk di kolom komentar pada medsos  yang mem-posting aksi bahaya tersebut.
 
Di antaranya disampaikan Dwi Krisna Jalu Sadewa dalam kanal YouTube Berita Terupdate. 
 
”Wah parah...Harus gitu amat ya? Mahasiswa? Ilangin dulu tuh kata 'Maha'. Balik lagi jadi siswa. Tingkah lakunya nggak cocok untuk kata mahasiswa,” tulisnya.
 
Kecaman juga disampaikan Robert Karhana.
 
”Norak banget perilaku mereka…Itukah kaum intelektual?” geramnya.
 
Pernyataan senada juga disampaikan Yully Ma’Arif.
 
”Ya Allah…Bayangin bagaimana kamu punya anak terus digituin mbak? Mikir doong. Tuh orang tuanya yang biayain ngasih makan mereka nggak pernah lho memperlakukan anaknya kayak gitu…Astaghfirullah,” tulisnya.
 
Atas peristiwa itu, Rektor Unkhair Husen Alting sudah meminta maaf. Melalui akun  Instagram @mahasiswaunkhair yang diposting pada Jumat (30/8), ia menjelaskan kegiatan itu terjadi di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. 
 
Menurutnya, ada oknum senior yang membawa sejumlah mahasiswa ke suatu ruang kelas. Yakni di waktu istirahat kegiatan Informasi dan Orientasi Mahasiswa (Inforient). Kemudian terjadilah peristiwa tersebut.
 
”Kami atas nama institusi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Kami  mengutuk dan menyampaikan bahwa kegiatan itu tidak sepatutnya terjadi dan di luar kepatutan,” ujarnya. 
 
Universitas juga menskors  empat mahasiswa yang  terlibat. Satu mahasiswa diskors dua semester. Tiga lainnya satu semester.
 
Aksi perploncoan senior terhadap juniornya memang kerap terjadi di negara ini. Bahkan sudah ada yang tewas di tangan senior.
 
Baru-baru ini juga terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes). Tepatnya pada Senin (19/8) malam. Di Ponpes Mambaul Ulum, Mojokerto, Jawa Timur, Senin (19/8) 
 
Dikabarkan Ari Rifaldo (16), santri di ponpes tersebut tewas dianiaya santri senior. Gara-garanya sepele. Hanya karena tidak izin saat keluar pergi ke pasar.
 
Banyaknya junior yang menjadi korban senior  seharusnya menjadi perhatian serius. 
 
Berita minum ludah orang lain tersebut umumnya hanya dianggap tidak patut. 
 
Padahal itu bahaya. Apalagi kalau minumnya digilir seperti itu. 
 
Indonesia termasuk paling banyak penderita hepatitisnya. 
 
Hepatitis bukan penyakit bawaan. Hepatitis itu penyakit yang ditularkan. Penularan tertinggi lewat air liur. Ciuman saja bisa menularkan. Apalagi harus minum ludas orang lain.
 
Sebaiknya yang saling minum hari itu langsung test darah. Untuk dilihat apakah mengidap virus hepatitis. 
 
Hepatitis itu akan merusak hati. Bisa berkembang menjadi sirosis. Lalu menjadi kanker hati. 
 
Kalau sekedar tidak pantas masih bisa dimaafkan. Tapi ulah seperti di viral itu sangat membahayakan kesehatan.(Wirahadikusumah)
 
 
Baca Juga
Azrul Ananda
happywednesday.id

Azrul Ananda
happywednesday.id

About Author
Wirahadikusumah
Comments (6)