11 March 2019
Amazon Ngambek
Oleh : Dahlan Iskan

Amazon ngambek: tidak jadi bangun kantor induk di New York City.

Amazon marah pada politisi: mereka harus belajar dasar-dasar matematika.

Hari valentine kemarin ditandai dengan perceraian. Antara Amazon dan kota New York.

Wali kota New York, Bill de Blasio, memang mati-matian berjuang. Agar Amazon mau pindah ke New York. Perusahaan terbesar di dunia, katanya, harus berkantor di kota terbesar di jagad raya.

Apalagi Amazon akan investasi sekitar Rp 40 triliun. Akan menciptakan 25.000 lapangan kerja. Bukan kelas buruh. Tapi jenis pekerjaan yang gajinya tinggi. Rata-rata Rp 2,5 miliar setahun.

Gubernur New York, Andrew Cuomo juga keburu senang. Sampai-sampai ia guyon begini: kalau Amazon jadi bangun induk usaha di New York nama saya akan saya ganti menjadi Amazon Cuomo!

Semula Amazon memang tertarik. Lalu bertanya kepada sang wali kota: dapat insentif apa. Begitulah Amerika. Pengusaha besar jadi raja.

Beda dengan planet lain. Kita ngemis-ngemis untuk dapat izin. Atau nyogok-nyogok. Punya tanah luas saja jadi persoalan. Padahal tanah itu diperoleh dengan legal.

Di sana pemda yang ngemis-ngemis ke investor.

Sang wali kota menyadari: pengusaha selalu tertarik pada pajak yang rendah. Bahkan gratis. Maka Amazon diiming-imingi pembebasan pajak.

Senilai Rp 45 triliun.

Lokasi proyek pun sudah dipilih: di Distrik Queens. Long Island, New York.

Yang ditunggu tinggal persetujuan DPRD. Pembebasan pajak sebesar itu harus dibawa ke parlemen kota.

Para politisi keberatan. Pembebasan pajak itu berlebihan. Tokoh muda seperti Alexandria Ocasio-Cortez berang. Umurnya baru 28 tahun. Dia anggota baru DPR. Dari dapil Queens. Dari Partai Demokrat. Dari sayap yang paling kiri.

Pun saat menjadi caleg dia masih bekerja sebagai pelayan bar. Meski dia sarjana ekonomi dari Boston University.

Ocasio mengecam: perusahaan sudah begitu besar. Masih juga rakus.

Untuk membaca silakan mendaftar. GRATIS
DISWAY TERBARU
Tahi Napoleon
Oleh : Dahlan Iskan

Dua hari terakhir bahasan hot-nya adalah Irjen Pol Napoleon Bonaparte.

21 Sep 2021
Permen Atap
Oleh : Dahlan Iskan

MASA depan itu berjalan tertatih-tatih: listrik tenaga surya.

20 Sep 2021
PHP Milley
Oleh : Dahlan Iskan

MUNGKIN ini PHP lagi. Atau bukan. Sang wanita sudah ditahan tiga tahun –Desember nanti.

19 Sep 2021
Disway Terbaru Lainnya
HARIAN DISWAY
Dana Abadi Pesantren
Oleh : Tomy C. Gutomo

PERPRES Dana Abadi Pesantren baru saja ditandatangani Persiden Jokowi. Euforia pun terjadi di mana-mana.

21 Sep 2021
Pacman Bisa Jadi Presiden
Oleh : Retna Christa

Manny Pacquiao mantap mencalonkan diri sebagai presiden Filipina dalam pilpres tahun depan. Apa yang mendasari optimismenya?

20 Sep 2021
Pekerja Migran Jalani Karantina Dobel
Oleh : Tomy C. Gutomo

Pekerja Migran Tidak Bisa Pulang Lewat Bandara Juanda

19 Sep 2021
Harian Disway Lainnya
HAPPY WEDNESDAY
Ini Long Covid Saya
Oleh : Azrul Ananda

Ternyata, kita memang tidak boleh terlalu gembira dalam segala hal. Sekarang, lebih dari dua bulan kemudian, saya masih merasakan efek lanjutannya. Yang kondang dengan sebutan "long covid."

14 Sep 2021
Tom Brady Manusia Sempurna?
Oleh : Azrul Ananda

Di sinilah kekaguman utama saya pada seorang Brady. Ketika mendekati usia 40, dan setelah melewati usia 40, dia semakin disiplin menjaga dirinya. Bagaimana cara berlatih, bagaimana cara makan, bagaimana menata kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya, Brady seperti menjadi seorang biarawan.

10 Sep 2021
Langit Oranye New York
Oleh : Azrul Ananda

Pagi itu, 12 September 2001, saya terbang ke Amerika Serikat. Untuk kembali mengunjungi teman-teman di Sacramento.

06 Sep 2021
Happy Wednesday Lainnya

HARIAN DISWAY
MAIN MEDIA
VIDEO
Redaksi About Us Pedoman Media Siber Berlangganan