26 November 2018
Kekalahan Akibat Terlalu
Oleh : Dahlan Iskan

Kejutan di Taiwan. Atau bukan kejutan. Partai yang ingin merdeka itu kalah. Telak.

Presiden Taiwan pun, Tsai Ing-wen, mengundurkan diri. Sebagai ketua partai. Wanita bujang berumur 57 tahun itu menyerah. Tidak mau jadi capres lagi. Pada Pemilu 2020.

Partai penguasa kalah telak. Di Pilkada serentak. Sabtu kemarin. Dari 23 kota/daerah hanya menang di enam tempat.

Satu daerah dimenangkan calon independen. Daerah penting: kota Kaoshiung. Kota terbesar di wilayah selatan Taiwan.

Kekalahan di Kaoshiung sangat memukul Ing-wen. Kaoshiung adalah kota paling kuat basis "ingin merdeka"-nya.

Selebihnya dimenangkan oposisi: Partai Koumintang.

Yang dalam sejarahnya terusir ke Taiwan karena melarikan diri. Dalam perang saudara lawan partai komunis yang kemudian berkuasa di Tiongkok. Sampai sekarang.

Inilah pemilu paling seru di Taiwan. Akibat terlalu banyak isu yang menarik. Dan menegangkan.
Sampai jam penutupan pun antrean masih panjang. Untung ada klausul: tetap boleh mencontreng. Sampai jam berapa pun. Bagi yang sudah tiba di lokasi sebelum jam 4 sore.

Proses pencontrengan itu memang bertele-tele. "Taiwan ini negara dengan teknologi informasi sangat maju. Tapi proses pemilunya kalah dengan negara ketiga," guyon rakyat pada umumnya.

Antrean memang berjalan amat lamban. Satu orang meninggal dalam antrean. Orang tua. Pertanyaan yang harus dicontreng terlalu banyak.

Pemilu kali ini memang sekaligus diserentakkan dengan referendum.

Jangan kaget: ada 10 referendum. Tentang kawin sejenis. Tentang PLTU Batubara. Tentang listrik nuklir. Tentang olahraga. Pertanyaannya pun panjang-panjang. Misalnya (siapkan nafas) :
Apakah anda setuju bila kementerian pendidikan dan sekolah swasta harus tidak mengajarkan pelajaran yang ada hubungannya dengan homoseksual seperti yang detilnya tercantum dalam UU Penegakan Peraturan untuk Pendidikan Persamaan Gender?

Sebenarnya saya ingin menampilkan beberapa contoh lagi. Tapi saya tidak ingin anda menderita sesak nafas.

Rupanya rakyat Taiwan tetap ingin tenang. Tidak suka dengan gaya partai penguasa. Yang terlalu pede. Sampai memancing kemarahan Tiongkok. Yang punya prinsip sedumuk batuk senyari bumi: Taiwan adalah hanya satu propinsinya.

Selama Tsai Ing-wen berkuasa, ketegangan di selat Taiwan memang meningkat. Sampai tahap menakutkan. Apalagi setelah kapal perang Amerika beberapa kali melintasi selat itu. Dan Tiongkok melakukan latihan perang secara khusus: area latihannya persis seluas Taiwan.
Dengan tipologi wilayah yang mirip: di pantai timur antara Ningbo dan Wenzhou.
Tidak jauh dari Taiwan.

Semua yang "terlalu" kelihatannya tidak disukai rakyat. Dulu, Partai Demokrat yang berkuasa ini bisa menang juga karena faktor "terlalu". Waktu itu Koumintang "terlalu" pro-Tiongkok. Sampai dibaca terlalu kesusu: ingin kembali ke pangkuan Beijing. Segera.

Kini partai penguasa kalah. Juga karena "terlalu". Ingin merdeka. Segera.
Tetap saja yang paling enak adalah yang di tengah-tengah saja.(dahlan iskan)

Untuk membaca silakan mendaftar. GRATIS
DISWAY TERBARU
Protokol Omicron
Oleh : Dahlan Iskan

Apakah arti kata Omicron –yang dipakai nama varian terbaru Covid-19?

30 Nov 2021
Nasib Bebas
Oleh : Dahlan Iskan

SEJAK umur 18 tahun ia sudah masuk penjara. Ia sial. Entah di mana letak ''sial'' itu dalam peta kehidupan manusia.

29 Nov 2021
Weekend
Oleh : Dahlan Iskan

Hampir saja saya tidak sempat menulis untuk edisi hari ini. Begitu sulit cari waktu menulis.

28 Nov 2021
HARIAN DISWAY
Presiden Pastikan Investasi Aman
Oleh : Tomy C. Gutomo

Tafsir pemerintah terhadap putusan MK terkait UU Cipta KErja ternyata berbeda dengan tafsir publik.

30 Nov 2021
Deep Purple Cover Lagu Bob Dylan dan Led Zeppelin di Turning to Crime
Oleh : Retna Christa

Deep Purple, kembali dengan album baru yang bertajuk Turning to Crime. Dirilis Jumat lalu (26/11). Album ini diterbitkan hanya 15 bulan setelah album Whoosh! keluar.

28 Nov 2021
Dua Orang Ganteng, Lee Dong-wook dan Wi Ha-joon, Bersatu dalam Bad and Crazy
Oleh : Retna Christa

YANG satu jahat. Yang satu lagi gila. Tapi, dua-duanya sama-sama ganteng . Gimana dong? Itulah yang ditawarkan Bad and Crazy, serial yang mempertemukan Lee Dong-wook dan Wi Ha-joon.

28 Nov 2021
HAPPY WEDNESDAY
Harapan Telaga Sarangan
Oleh : Azrul Ananda

Tahun ini, sudah tiga kali saya ke Telaga Sarangan. Sekali bersama keluarga, dua kali bersama teman-teman bersepeda.

23 Nov 2021
Taylor Swift Menang Telak
Oleh : Azrul Ananda

Ini adalah business decision. Ini industri. Ini bisnis. Taylor Swift di usia 30-an kini bisa menceritakan, dan mengenang, lebih luas tentang kehidupannya di usia remaja hingga 20-an. Sambil terus meraup penghasilan.

16 Nov 2021
Komedi Haiyaa Produk Pandemi
Oleh : Azrul Ananda

Lewat tulisan ini, saya ingin memperkenalkan satu lagi comedian favorit saya.

09 Nov 2021

HARIAN DISWAY
MAIN MEDIA
VIDEO
Redaksi About Us Pedoman Media Siber Berlangganan