28 February 2018
Dari Takeran Hingga Belanda di Rumah Disway
Oleh : Dahlan Iskan

Lama tak ada beritanya, pengembangan sepeda motor listrik Take Run ternyata terus berjalan. Kabar barunya, Dr Ir Bambang Prihandoko, ahli baterai lithium dari LIPI minta agar sepeda motor listrik Take-Run bikinan SMK Pesantren Sabilil Muttaqin Takeran, Magetan itu, dikirim ke LIPI.

Bambang, ahli lulusan Delf Belanda ini akan mendisainkan baterai yang sesuai dengan tipe dan desain motor yang sudah jadi, agar bisa diproduksi masal.
Hal itu disampaikan Bambang dalam pertemuan di Rumah Disway, Surabaya, Senin lalu (26/2).

Selain Bambang, hadir juga ahli sistem manajemen baterai, Dr Ir Eko Fajar (ITB/Jepang), pemilik PT Ikari yang akan mendesainkan sistem manajemen baterainya.

Dahlan Iskan yang juga bagian dari keluarga pesantren tersebut menyanggupi mengirim sepeda motor Take Run ke LIPI minggu ini untuk kemajuan penelitian bidang baterai.

Yang menarik, Bambang ternyata sudah menemukan bahwa bahan-bahan baterai lithium akan bisa diperoleh sepenuhnya dari dalam negeri.

Dengan demikian pendapat lama yang mengatakan kita akan tergantung bahan baku rare earth dari Tiongkok bisa dia bantah.

Bahkan untuk bahan baku lithium Bambang akan mendapatkannya dari tambak garam. Asal tambak garamnya menggunakan membran. Ini sinkron dengan program membranisasi tambak garam Madura yang pernah dipelopori Dahlan Iskan.

Air garam yang mengendap di membran tersebut menjadi bahan baku lithium. Menurut hasil penelitian LIPI terbaru endapan air garam di atas membran tersebut mengandum lithium 1000ppm.

Bahan baku lainnya, fosfat akan didapat dari Petrokimia Gresik. Mangaan akan diambil dari Trenggalek. Bahkan banyak sekali mangaan yang jauh lebih baik dari sekitar Kupang, NTT.

Berkali-kali Dahlan mengkonfirmasi kebenaran baterai lithium itu nanti tidak perlu bahan baku impor dari Tiongkok. Mengingat, kata Dahlan, selama ini Tiongkoklah sumber utama dunia. Bambang menegaskan bahwa semua bahan baku sudah bisa didapat di Indonesia. Tiongkok pun, katanya, banyak juga mengambil dari Afganistan. "Afganistan itu kaya rare earth. Murah sekali," ujar Bambang pada Dahlan.

Selama di Rumah Disway tersebut Bambang dan Eko menganalisa dua sepeda motor listrik yang dibuat tim Disway. Yang satu lagi buatan tim Aling Surabaya.

Hadir juga tim ITS dan seorang aktivis mobil listrik dari Belanda, Weibe Wekker. Dia datang ke Surabaya mengendarai VW Golf yang sudah dimodifikasi menjadi mobil listrik.

Saat ini Dahlan Iskan juga sedang minta timnya memodifikasi mobil Jaguarnya untuk menjadi mobil listrik. (jto)

Untuk membaca silakan mendaftar. GRATIS
DISWAY TERBARU
Tahi Napoleon
Oleh : Dahlan Iskan

Dua hari terakhir bahasan hot-nya adalah Irjen Pol Napoleon Bonaparte.

21 Sep 2021
Permen Atap
Oleh : Dahlan Iskan

MASA depan itu berjalan tertatih-tatih: listrik tenaga surya.

20 Sep 2021
PHP Milley
Oleh : Dahlan Iskan

MUNGKIN ini PHP lagi. Atau bukan. Sang wanita sudah ditahan tiga tahun –Desember nanti.

19 Sep 2021
Disway Terbaru Lainnya
HARIAN DISWAY
Dana Abadi Pesantren
Oleh : Tomy C. Gutomo

PERPRES Dana Abadi Pesantren baru saja ditandatangani Persiden Jokowi. Euforia pun terjadi di mana-mana.

21 Sep 2021
Pacman Bisa Jadi Presiden
Oleh : Retna Christa

Manny Pacquiao mantap mencalonkan diri sebagai presiden Filipina dalam pilpres tahun depan. Apa yang mendasari optimismenya?

20 Sep 2021
Pekerja Migran Jalani Karantina Dobel
Oleh : Tomy C. Gutomo

Pekerja Migran Tidak Bisa Pulang Lewat Bandara Juanda

19 Sep 2021
Harian Disway Lainnya
HAPPY WEDNESDAY
Ini Long Covid Saya
Oleh : Azrul Ananda

Ternyata, kita memang tidak boleh terlalu gembira dalam segala hal. Sekarang, lebih dari dua bulan kemudian, saya masih merasakan efek lanjutannya. Yang kondang dengan sebutan "long covid."

14 Sep 2021
Tom Brady Manusia Sempurna?
Oleh : Azrul Ananda

Di sinilah kekaguman utama saya pada seorang Brady. Ketika mendekati usia 40, dan setelah melewati usia 40, dia semakin disiplin menjaga dirinya. Bagaimana cara berlatih, bagaimana cara makan, bagaimana menata kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya, Brady seperti menjadi seorang biarawan.

10 Sep 2021
Langit Oranye New York
Oleh : Azrul Ananda

Pagi itu, 12 September 2001, saya terbang ke Amerika Serikat. Untuk kembali mengunjungi teman-teman di Sacramento.

06 Sep 2021
Happy Wednesday Lainnya

HARIAN DISWAY
MAIN MEDIA
VIDEO
Redaksi About Us Pedoman Media Siber Berlangganan