14 June 2018
Serunya Bukber di Kunming
Oleh : Dahlan Iskan

 


Siapa pun tahu: beli tiket mendadak itu sulit. Terutama menjelang Lebaran seperti ini. Tapi saya harus pulang. Semendadak ini. Menjelang lebaran ini. Istri saya masuk rumah sakit. Batu di ginjalnya bikin infeksi. Dengan segala komplikasinya.

Segi baiknya: istri saya terpaksa mau dioperasi. Setelah sekian lama sulit dirayu.

Saya tahu: tidak mudah cari tiket pulang. Dari Amerikanya sih mudah. Tapi setelah tiba di Asia akan sulit cari sambungan ke Indonesia. Terutama dari jurusan gemuk: Hongkong, Tokyo, Shanghai, Beijing, Xiamen, Singapura, Kuala Lumpur, Dubai.

Saya harus cari jurusan ke Indonesia dari kota-kota yang tidak populer. Begitulah kiat saya. Pilihannya: Hongkong-Hanoi-Ho Chi Min City-Jakata. Atau Hongkong-Kunming-Xiamen-Jakarta. Atau lewat Manila-Jakarta. Atau Brunai Darussalam-Surabaya.

Maka untuk bisa cepat tiba di tanah air akhirnya saya dapat tiket dengan jurusan muter-muter: dari Amerika mendarat di Hongkong. Lalu terbang satu jam ke Hanoi (Vietnam). Di Hanoi sempat mengikuti berita demo anti Tiongkok. Yang akan diberi izin menambah lagi tiga special economic zone. Dari 18 SEZ yang sudah ada. Dengan izin tanah 99 tahun.

Dari Hanoi terbang satu jam ke Kunming, Tiongkok. Nah, dari Kunming ini barulah saya dapat tiket pulang: Kunming - Xiamen - Jakarta.

Awalnya saya melihat ada pilihan lain: Hongkong-Brunai-Surabaya. Bermalam di Brunai dulu. Gak masalah. Bisa langsung Surabaya. Masih ada lima seat: aman. Saya mulai keluarkan dompet. Ambil kartu kredit. Siap membayar. Eh.... telat: dalam sekejap itu lima seat tadi lenyap.

Pilihan lain juga ada: Hongkong-Manila-Jakarta. Bermalam satu malam di Manila. Tapi saya pilih yang ke Jakarta lewat Kunming-Xiamen itu.

Hanya saja saya juga harus bermalam di Kunming. Gak masalah. Lebih menarik Kunming daripada Manila. Saya bisa cari masjid di Kunming. Untuk buka puasa.

Saya sudah beberapa kali ikut berbuka puasa di kota-kota lain di Tiongkok. Tapi belum pernah di Kunming. Setiap ke Kunming selalu saja bukan di bulan puasa.

Menurut Paman Baidu (Pak Googlenya Tiongkok), ada lima masjid di Kunming. Saya pilih yang paling pusat kota: di jalan Cheng-yi. Pusatnya kya-kya di Kunming. Ribuan orang cuci mata di situ. Mobil tidak boleh masuk. Wisata kota tua juga ada di jalan itu.

Masjid Cheng-yi tidak terlihat dari jalan. Bagian depannya gedung enam tingkat: hotel milik masjid. Dan perkantoran milik masjid. Di sebelah gedung itu ada gang masuk: ke halaman masjid. Masjidnya luas: di lantai dua. Lantai bawahnya untuk restoran halal.

Restoran itu tutup selama bulan puasa. Fungsinya diubah hanya untuk tempat buka puasa bersama. Setiap hari.

Saya tiba di masjid itu pukul 18.30. Beberapa orang mulai datang. Kian banyak. Pukul 18.20an orang tua itu keluar dari ruangan masjid: adzan. (Lihat video).

Untuk membaca silakan mendaftar. GRATIS
DISWAY TERBARU
Terganggu Mulia
Oleh : Dahlan Iskan

"Menjadi kaya itu mulia". Bagaimana kalau menjadi terlalu kaya?

22 Sep 2021
Tahi Napoleon
Oleh : Dahlan Iskan

Dua hari terakhir bahasan hot-nya adalah Irjen Pol Napoleon Bonaparte.

21 Sep 2021
Permen Atap
Oleh : Dahlan Iskan

MASA depan itu berjalan tertatih-tatih: listrik tenaga surya.

20 Sep 2021
Disway Terbaru Lainnya
HARIAN DISWAY
Sahetapy, Selamat Jalan Prof...
Oleh : Djono W. Oesman

"Pantas-kah, seorang hakim memutus perkara, berkata: Atas nama Tuhan Yang Maha Esa.... padahal mentalnya korup?” kuliah Prof Dr JE Sahetapy, di Kampus Universitas Pattimura, Ambon, 24 Maret 2017.

22 Sep 2021
Serial Dimaz Muharri (34): Somasi Akhirnya Datang
Oleh : Tomy C. Gutomo

CLS Knights tidak rela Dimaz Muharri kembali menjadi pemain basket profesional.

22 Sep 2021
Pfizer Siap Memvaksin Anak, Aman dengan Dosis Lebih Rendah
Oleh : Doan Widhiandono

PENELITIAN terbaru datang dari perusahaan farmasi asal Amerika. Pada Senin (20/9) kemarin, Pfizer dan mitranya di Jerman, BioNTech mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 buatannya aman dan efektif untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun. 

22 Sep 2021
Harian Disway Lainnya
HAPPY WEDNESDAY
Schumacher Netflix
Oleh : Azrul Ananda

Sebagai penggemar Formula 1 (kelas berat), setiap konten baru tentang ajang balap termewah dunia itu harus saya lahap. Pada 15 September lalu, ada konten mega muncul di Netflix. Panjangnya 2 jam dan 53 menit. Judulnya Schumacher.

21 Sep 2021
Ini Long Covid Saya
Oleh : Azrul Ananda

Ternyata, kita memang tidak boleh terlalu gembira dalam segala hal. Sekarang, lebih dari dua bulan kemudian, saya masih merasakan efek lanjutannya. Yang kondang dengan sebutan "long covid."

14 Sep 2021
Tom Brady Manusia Sempurna?
Oleh : Azrul Ananda

Di sinilah kekaguman utama saya pada seorang Brady. Ketika mendekati usia 40, dan setelah melewati usia 40, dia semakin disiplin menjaga dirinya. Bagaimana cara berlatih, bagaimana cara makan, bagaimana menata kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya, Brady seperti menjadi seorang biarawan.

10 Sep 2021
Happy Wednesday Lainnya

HARIAN DISWAY
MAIN MEDIA
VIDEO
Redaksi About Us Pedoman Media Siber Berlangganan