Jaminan Apa Saja
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Jaminan Apa Saja

Oleh Dahlan Iskan

Sidang Sabrina ditunda lagi: Selasa besok. Waktu Canada. Atau tengah malam nanti. Waktu Indonesia Barat. Dengan demikian Boss No 2 Huawei itu masih harus di tahanan.

Dalam sidang pengadilan kemarin hakim memeriksa saksi-saksi. Salah satunya adalah Liu Xiaozong. Suami Sabrina Meng yang sekarang.

Pengacara Huawei memang mengajukan dua orang sebagai penjamin. Yang siap masuk penjara. Kalau Sabrina melarikan diri. Satunya lagi adalah pimpinan perusahaan swasta. Yang bergerak di bidang security. Yang akan menjaga agar Sabrina tetap tinggal di Vancouver.

Waktu nama suami Sabrina diajukan hakim ragu. Ia kan warga Tiongkok. Yang harus pulang ke Tiongkok. Apa gunanya menjadi penjamin.

Sang pengacara mengaku terus terang: belum mengecek dokumen Liu. Tapi saat sidang diskors untuk makan siang akan dicek. Pengacara akan me menanyakannya pada Liu.

Orang yang dibicarakan ada di ruang sidang. Ia duduk di deretan kursi di belakang Sabrina. Liu mendengar semua pembicaraan itu. Tapi status Liu hanya sebagai pengunjung. Tidak bisa langsung memberi penjelasan.

Sidang dimulai lagi. Sehabis makan siang. Barulah semua jelas: Liu punya visa Canada selama enam bulan. Bahkan bisa diperpanjang sesuai dengan keperluan penjaminan.

Liu memang seperti istrinya: pernah memiliki status permanen residen di Canada. Negara itu sudah seperti kampungnya sendiri. Tiongkok-Hongkong-Canada adalah tempat tinggal terbanyaknya. Setiap tahunnya.

Di Vancouver Sabrina punya dua rumah. Seharga Rp 140 miliar. Rumah itu ikut dijaminkan. Ditambah jaminan uang kontan Rp 10 miliar. Ditambah dua paspornya. Ditambah biaya security untuk menjaganya. Ditambah suaminya dan pimpinan security itu.
Saat dipanggil hakim pimpinan security itu menegaskan: sudah melihat rumah Sabrina. Ia bisa melakukan tugasnya. Tidak ada halangan mengawasi rumah itu.

Jaminan itu masih ditambah lagi: pengawasan secara elektronik. Agar Sabrina tidak bepergian melebihi batas yang ditentukan dalam peta elektronik itu. Tidak jelas apakah dengan demikian Sabrina akan dipasangi chip. Yang bisa dimonitor secara digital.
Pengacara masih menambahkan: Sabrina baru terkena kanker tiroid. Baru dioperasi. Juga menderita tekanan darah tinggi. Rahangnya juga baru dioperasi.

Hakim menunda sidang. Besok baru diketahui: apakah Sabrina ditahan luar. Atau tetap ditahan: seperti permintaan Amerika. Bahkan apakah akan diekstradisi: dikirim ke New York. Diadili di sana. Yang ancaman hukumannya 30 tahun. Karena Huawei dianggap melanggar hukum Amerika. Yang melarang siapa saja berdagang dengan negara Islam Iran.

Memang Huawei tidak melakukannya. Melainkan Skycom. Yang menjalin kerjasama dengan perusahaan telkom Iran. Sabrina sudah menegaskan Skycom sudah bukan lagi grup Huawei. Sejak lama. Sudah dijual. Tapi Amerika tetap menganggap Skycom anak perusahaan Huawei.

Segala upaya untuk membebaskan Sabrina dilakukan. Oleh Huawei. Juga oleh pemerintah Tiongkok. Pun kalau kelak akan berlanjut ke persidangan. Pasti bakal seru. Bisa merembet ke mana-mana.

Huawei dan Sabrina telah menyita halaman-halaman disway. Beberapa hari. Ada ehm Annabel pula. Adik tiri Sabrina. Yang cantiknya tidak tahan. Sampai rencana menulis soal pasukan kuning Pracis pun tertunda.

Dunia memang sudah gila! (Dahlan Iskan)

December 12, 2018

About Author

dahlan iskan


29 COMMENTS ON THIS POST To “Jaminan Apa Saja”

  1. Kebebasan sangat mahal harganya, tapi anehnya kok banyak orang berusaha nyerempet2 hukum ya. Kalo Sabrina lain, dia sengaja dicari2 kesalahannya oleh AS, karna perusahaan nya telah membuat AS kalah saing. Kasian.

  2. Abah DIS, banyak kali menyebut Anabel yg cantik jelita.
    Tapi saya belum melihatnya secara jelas juga.
    Siapa tau Abah berkenan utk menampilkan sekaligus foto jelasnya di tulisan Disway lainnya.

  3. Dunia memang sudah gila,apa lagi yg membabi buta mengikuti kemauan amerika,dan Annabel mengapa tdk muncul di kanada?,siapa tahu bisa mempengaruhi hakim,setelah melihat kecantikannya yg membuat tdk tahan itu.Segeralah Indonesia jaya,besar dan bersatu,sehingga bisa ikut menciptakan perdamaian dunia,sesuai dgn cita cita proklamasi kita,(nyambung nggak ya),tak tahulah,trims.

  4. menurut saya perang dagang sudah menyentuh ke psikologis, secara teknikal perang dagang frontal amerika KO dan merasakan babak belurnya,
    perang senjata masih terlalu jauh, memanfaatkan taiwan kalah telak, memancung orang2 yang mempunyai power dengan segala macam cara ini sedang dilakukan, para pengusaha tiongkok siap2 mendapat terbaran terror secara personal, alasan bisa dibuat suka suka
    nah kalo kaya ebgini tiongkok harus berani skak mat …
    gulingkan mr donalnya, banyak cara kok tinggal mau nggak bermain sedikit syantik

  5. Apa karena kebanyakan manusia? Bah coba merasakan daging buatan. katanya di US sdh dibikin. Critain dong. Proses dan bikinnya.
    Biar tambah gila…..he…he….Katanya orang gila itu bebas.

  6. Arogansi amerika…
    Orang kan bebas berdagang dg siap saja. Tapi karena kalah saingan, segala macam cara dilakukan …

  7. Amerika-China ini ibarat harimau dan buaya, sama bahayanya bagi Indonesia.
    Semoga pemimpin kita kelak mampu mengkonsolidasikan kekuatan(man power & sda) sehingga bisa duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dg mereka.

  8. Hahaha.. annabel lagi.. tapi dia tidak bisa masak ketupat kandangan pak.. duh… gimana nih nasibnya dek via vallen, kok malah terbayang bayang annabel terus

  9. Ha..ha..ha..sudah kuduga. United States of America (ASU) nabok Cina memakai tangan Kanada.
    Apakah ini sebuah pertanda, yang nantinya akan dicatat dalam buku sejarah dunia dengan judul “salah satu penyebab meletsunya perang dunia ketiga: penahanan bos asal Cina oleh Kanada yang disokong oleh ASU”.

    Perang sudah dimulai kawan, pertama perang dagang, perang karena perut. Kedua perang pengaruh, eksistensi dan kekuasaan. Then, are you ready for the next battle…

  10. Di indonesia juga banyak yg di cari2 kesalahanya…. karena yo rodok miskin jadinya ora heboh….. wkwkwkwk sugeng sehat abah…

  11. Mungkin ada yg bisa ngasih pencerahan. Amerika mungkin memang ngasih sanksi ke iran. Tapi knp Huawei yg perusahaan cina juga harus patuh? Sampai dianggap pelanggaran hukum jika melanggar sanksi tsb? Kalau yg kena perusahaan amerika sy bisa mengerti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4,826 other subscribers

EnglishIndonesian
%d bloggers like this: