Setengah Bionic

Rakus Lentil dan Kurma Mentah Beku
Setengah Bionic

Rakus Lentil dan Kurma Mentah Beku

Semua itu bermula di hari kedua saya berada di Madinah. Sehari sebelumnya kami tiba dari Surabaya setelah matahari tenggelam. Enam cucu yang masih kecil membuat kami tidak bisa bergegas langsung ke masjid Nabi untuk ikut berjamaah salat isya. Kami ke hotel dulu. Jam 2 dini hari saya bangun. Sengaja. Untuk kembali ke masjid Nabawi. Hanya…

Merelakan Ditinggal Anak, Cucu, Menantu
Setengah Bionic

Merelakan Ditinggal Anak, Cucu, Menantu

Saya sabar menunggu pencernaan saya istirahat. Tidak makan apa pun. Dada dan punggung memang masih sakit tapi sudah turun. Dari skala 9 (saat menuju rumah sakit) ke skala 6 (antara 1-10). Dengan rasa sakit skala 6 saya tidak mengeluh. Sudah jauh lebih ringan dibanding skala 9. Sambil berbaring lemas, saya ingat. Sekarang sudah pukul 15:00….

Lebih Menyiksa dari Sakit Jantung
Setengah Bionic

Lebih Menyiksa dari Sakit Jantung

Saya jatuh sakit lagi. Serius. Sangat serius. Akhir Desember lalu. Saat menjalani Umroh bersama keluarga. Pembuluh darah utama saya koyak. Koyakannya panjang sekali. Pembuluh utama yang disebut aorta itu diameternya 4 cm. Yang tugasnya mengalirkan dengan deras darah yang baru keluar dari jantung. Yang akan membawa darah ke seluruh badan: ke otak, ke lengan, ke…

1 2

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,181 other subscribers

EnglishIndonesian