Catatan Harian

Kesasar ke Masjid di San Antonio 
Catatan Harian, Humaniora

Kesasar ke Masjid di San Antonio 

Oleh: Dahlan Iskan Saya terbiasa minta tolong Google. Untuk mencari masjid terdekat. Google itu Islam. Ngerti kata masjid. Tidak harus ditulis mosque. Dia itu juga Kristen. Juga Hindu. Juga Budha. Juga Konghucu. Juga tidak beragama. Waktu tiba di San Antonio sudah pukul 18.00. Saya order ‘Masjid in San Antonio, Texas’. Muncullah lima lokasi masjid. Dengan…

Ke Mana Anwar Ibrahim?
Catatan Harian, Humaniora

Ke Mana Anwar Ibrahim?

Oleh: Dahlan Iskan Ejek-mengejek mulai terjadi di Malaysia. Saat reformasi baru akan berumur satu bulan. Mantan perdana menteri Najib Razak sudah mulai berkomentar. Kebetulan Menkeu baru Lim Guang Eng memang agak sembrono. Guang bilang fundamental ekonomi Malaysia baik. Mungkin untuk membuat para investor tidak kabur. Najib pun bersorak-twitter: Belum satu bulan berkuasa. Pakatan Harapan sudah…

Beda Manajemen Beda Hasil
Catatan Harian, Humaniora

Beda Manajemen Beda Hasil

Oleh: Dahlan Iskan Senin lalu libur. Hari pahlawan di Amerika. Pahlawan yang meninggal dalam perang yang mana saja. Itu berarti libur tiga hari. Karena itu Jumat sore sebelumnya lalu-lintas lebih padat. Penerbangan ke banyak kota penuh. Harga tiketnya naik hampir dua kali. Padahal hari-hari itu saya harus ke Dallas. Di negara bagian Texas. Tidak ada…

Mosque of Laredo  
Catatan Harian, Humaniora

Mosque of Laredo  

Saya datang terlalu awal: pukul 8 malam. Matahari masih bersinar perkasa. Pintu halaman masjid itu masih tertutup. Tidak dikunci. Pintu dua sisi. Teralis besi. Saya turun dari mobil. Saya dorong ke dalam. Tidak bisa. Jalan masuk itu menanjak. Saya tarik ke sini. Gak bisa. Nyangkut. Saya goyang-goyang. Suaranya keras. Takut rusak. Saya tinggal dulu masjid…

Catatan Harian, Komentar Ft Komentar

Akal Sehat dan Nasionalisme

>> Jadi Fikri, FB 1 Juni 2018: Apa yang menghalangi Indonesia bisa melakukan ini? (Soal peternakan kolektif). KOMENTAR DISWAY: Singkat: Hanya satu: kemauan. Panjang dikit: Sudah ada beberapa inisiatif menuju ke situ. Misalnya yang dilakukan di Boyolali dan Klaten (uhuk uhuk saya kehilangan nomir tilponnya, judul tulisan saya dulu rasanya: hotel sapi). Atau yang dirintis…

Hotel Sapi
Catatan Harian, Inovasi, Manajemen

Hotel Sapi

Cowboy hilang karena sapi. Sapi hilang karena kereta api. Cowboy dan sapi ketemu lagi: di dekat rel kereta api. Tidak jauh dari Dodge City. Kota kecil di pedalaman Kansas. Yang sejak lama bergelar ‘ibukotanya’ Cowboy Amerika. Hari itu, Jumat minggu lalu saya ke situ: melihat model peternakan pasca Cowboy. Luar biasa. 40.000 ekor sapi berada…

Akal Sehat Bikin Tamat Kereta Cepat
Catatan Harian, Highlight, Manajemen

Akal Sehat Bikin Tamat Kereta Cepat

Oleh: Dahlan Iskan Akhirnya akal sehat yang menang: Mahathir Muhamad membatalkan proyek kereta cepat Kuala Lumpur ke Singapura. Itu akan membuat Malaysia hemat 36 miliar dolar. Mahathir bilang: kita perlu hindarkan negara dari kebangkrutan. Apakah proyek itu tidak penting? Penting. Tapi tidak sangat penting. Penting mana: proyek itu atau mengendalikan utang? Tergantung jenis utang, tenor…

Syukuran Arab Hays
Catatan Harian, Humaniora

Syukuran Arab Hays

Saya dapat kiriman buka puasa. Dari Rochman Budiyanto. Wartawan intelektual. Humoris. Satiris. Kirimannya berupa hadits. Via WA. Sohih Bukhori Muslim. Intinya: harusnya saya memang begitu. Sejajar dengan imam. Kalau hanya berdua. Tentu saya tahu hadits itu. Tapi sejak kecil sudah diajari tawadhuk. Rasanya tidak sopan sejajar dengan imam. Apalagi imamnya bapak saya. Wahai para santri:…

Rosma Setelah Tinggalkan Penyiar TV
Catatan Harian, Highlight, Humaniora, News

Rosma Setelah Tinggalkan Penyiar TV

Oleh: Dahlan Iskan Ini adegan pertama.  Bintang utamanya dua: Xavier dan Clare. Dua nama yang minggu lalu jadi trending topik di Malaysia. Xavier adalah orang yang pegang data asli. Tentang mega korupsi di 1MDB. Yang melibatkan Najib Razak itu. Yang hasil korupsinya mengalir ke mana-mana: ke para pimpinan partai UMNO, ke ketua partai Islam PAS,…

Mengunjungi Pesantren Pertama di Amerika
Catatan Harian, Humaniora

Mengunjungi Pesantren Pertama di Amerika

Disway tidak mampir ke New York. Itu bukan meniru judul novel Ayu Utami: “Laela Tidak Mampir New York”. Tapi saya benar-benar tidak sempat mampir. Saya hanya lewat high way di sebelahnya. Hanya lihat New York dari balik kaca mobil. Gedung-gedungnya. Cahayanya. Siluetnya. Hari itu agak ‘kesusu’. Begitu rapat di MIT selesai, saya langsung cabut. Meski…

1 10 11 12 13 14 22

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,550 other subscribers

EnglishIndonesian