admin

Tergoda Lanzhou Lamian Satu-satunya
Setengah Bionic

Tergoda Lanzhou Lamian Satu-satunya

Lolos dari Lubang Maut Aortic Dissection (8) Robert Lai mengabarkan kesuksesan operasi itu ke keluarga saya di Surabaya yang sedang menata barang untuk dibawa ke Singapura keesokan harinya. Malam itu juga saya dipindah ke ICU. Untuk dua malam. Ketika istri dan anak saya tiba, saya sudah di ICU. Sudah bisa bercanda. “Bawa tajin?” canda saya…

Pisau di Tangan Benjamin Chua dan Manish
Setengah Bionic

Pisau di Tangan Benjamin Chua dan Manish

Lolos dari Lubang Maut Aortic Dissection (7) Tibalah saat operasi itu. Tempat tidur saya didorong dari kamar 803. Menuju ruang operasi di rumah sakit Farrer Park Singapura ini. Jam menunjukkan pukul 16:00. Robert Lai dan istrinya berjalan di belakang tempat tidur saya. Setelah naik-turun lift terbacalah oleh saya tulisan besar: ruang operasi. Robert melambaikan tangan….

Hampir Saja Skenario By Pass di Leher
Setengah Bionic

Hampir Saja Skenario By Pass di Leher

Lolos dari Lubang Maut Aortic Dissection (5) Tidak ada jalan lain. Tindakan harus segera dilakukan. Pecahnya pembuluh darah utama saya harus segera diatasi. Saya pun bertanya. Kapan dokter James Wong melakukan tindakan. Saya sudah siap. Baik skenario 1 maupun skenario 2. James Wong terdiam sesaat. “Besok (hari Minggu) saya harus ke Myanmar sampai Selasa. Saya…

Perintah Tiba-tiba: Masuk ICU Dulu
Setengah Bionic

Perintah Tiba-tiba: Masuk ICU Dulu

Lolos dari Lubang Maut Aortic Dissection (6) Robert Lai menjemput saya di bandara Changi. Meski duduk paling depan saya menjadi penumpang terakhir yang keluar dari bandara. Ini karena saya tidak bisa berjalan cepat. Bahkan saat keluar dari pintu pesawat, di dalam lorong garba rata, saya harus berhenti tiga kali. Posisi garba ratanya agak naik. Maklum…

Mengandalkan Kreativitas Bubur Remas 
Setengah Bionic

Mengandalkan Kreativitas Bubur Remas 

Lolos dari Lubang Maut Aortic Dissection (4) Setelah anak-menantu-cucu ke Makkah tinggal saya dan istri di Madinah. Kesakitan. Tergolek di tempat tidur. Mereka terus memonitor sakit saya. Saya bisiki istri agar mengatakan kondisi saya baik-baik saja. Agar tidak mengganggu kekhusukan mereka melakukan umroh. Toh sudah banyak dokter asal Surabaya yang bisa dihubungi setiap saat. Saya…

Rakus Lentil dan Kurma Mentah Beku
Setengah Bionic

Rakus Lentil dan Kurma Mentah Beku

Lolos dari Lubang Maut Aortic Dissection (3) Semua itu bermula di hari kedua saya berada di Madinah. Sehari sebelumnya kami tiba dari Surabaya setelah matahari tenggelam. Enam cucu yang masih kecil membuat kami tidak bisa bergegas langsung ke masjid Nabi untuk ikut berjamaah salat isya. Kami ke hotel dulu. Jam 2 dini hari saya bangun….

Merelakan Ditinggal Anak, Cucu, Menantu
Setengah Bionic

Merelakan Ditinggal Anak, Cucu, Menantu

Lolos dari Lubang Maut Aortic Dissection (2) Saya sabar menunggu pencernaan saya istirahat. Tidak makan apa pun. Dada dan punggung memang masih sakit tapi sudah turun. Dari skala 9 (saat menuju rumah sakit) ke skala 6 (antara 1-10). Dengan rasa sakit skala 6 saya tidak mengeluh. Sudah jauh lebih ringan dibanding skala 9. Sambil berbaring…

Lebih Menyiksa dari Sakit Jantung
Setengah Bionic

Lebih Menyiksa dari Sakit Jantung

Lolos dari Lubang Maut Aortic Dissection (1) Saya jatuh sakit lagi. Serius. Sangat serius. Akhir Desember lalu. Saat menjalani Umroh bersama keluarga. Pembuluh darah utama saya koyak. Koyakannya panjang sekali. Pembuluh utama yang disebut aorta itu diameternya 4 cm. Yang tugasnya mengalirkan dengan deras darah yang baru keluar dari jantung. Yang akan membawa darah ke…

Film Kartun
Quote

Film Kartun

At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga. Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus. Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

Menghilang untuk Bisa Banyak Belajar
Catatan Harian, Trend

Menghilang untuk Bisa Banyak Belajar

Salah satu kebebasan yang saya nikmati saat ini adalah bisa kembali belajar dengan leluasa. Belajar apa saja. Dulu saya mewajibkan diri agar enam bulan sekali ”belajar” ke Amerika Serikat: shopping idea, belanja ide. Itulah sebabnya perkembangan Jawa Pos di kemudian hari menjadi ”sangat Amerika”. Beda dengan koran-koran Jakarta saat itu yang ”sangat Eropa” Belakangan, ketika Tiongkok maju luar biasa,…

1 8 9 10 11

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,524 other subscribers

EnglishIndonesian