Dahlan Iskan

Loyalitas Jalan Kebun Sirihnya Trump
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Loyalitas Jalan Kebun Sirihnya Trump

Oleh: Dahlan Iskan Presiden Trump mengancam. Menakut-nakuti. ”Kalau saya di-impeach ekonomi Amerika bisa runtuh,” katanya, kemarin dulu. Sombong sekali. Berlebihan. Tidak masuk akal. Partai Demokrat memang sudah sesumbar: Nopember nanti akan meng-impeach Trump. Kalau Demokrat bisa menjadi mayoritas di kongres. November nanti adalah bulan pemilu legislatif. Pileg sela. Memang ada Pileg sela di Amerika. Separo…

Kebaikan Bertemu Kebaikan untuk Semoga
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Kebaikan Bertemu Kebaikan untuk Semoga

Oleh: Dahlan Iskan Saya tidak mengerti isi khotbah tahun ini. Pakai bahasa Urdu. Separo yang di masjid itu memang orang Pakistan. Separonya separo lagi orang India. Sisanya campuran. Saya memang mencari masjid yang Idul Adhanya lebih pagi. Agar pukul 09:00 bisa terbang ke Chongqing. Sebenarnya ada yang khotbahnya bahasa Indonesia. Di Causeway Bay. Di lapangan. Dalam…

Lubang Sari Rapet si Donald
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Lubang Sari Rapet si Donald

Oleh: Dahlan Iskan Presiden Trump berduka. Di hari Idul Adha kemarin. Itu hari paling menyedihkan. Baginya. Selama jadi presiden Amerika. Yang belum dua tahun lamanya. Pengacaranya bisa dinyatakan berbuat kriminal. Kini mantan pengacaranya. Michael Cohen. Ia mengaku menggunakan dana kampanye. Untuk menutup mulut wanita bayaran. Yang main seks dengan Trump. Dua wanita. Di hari yang…

Doktrin Deng untuk Meng Xiang Xi
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Doktrin Deng untuk Meng Xiang Xi

Oleh: Dahlan Iskan Apa hubungan tas dan rahasia keamanan. Tidak ada! Ini tidak masuk akal. Yang mengatakan itu:  pengusaha tas. Asal Amerika. Pabriknya di Tiongkok. Merknya Gear. Khusus untuk pilot. Atau Pramugari. ”Kami tidak mungkin pindah ke negara lain,” ujar Ross Bishop, pengusaha tas itu. Senin kemarin. Kebetulan minggu ini memang ‘minggu hearing’. Di Washington…

Lombok Menanti Anak Pengungsi
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Lombok Menanti Anak Pengungsi

Oleh: Dahlan Iskan Hanya bisa pasrah. Itulah yang terjadi di Lombok. Saat ini. Yang diguncang gempa beruntut. Susul menyusul. Tanpa tahu kapan datang. Berapa lama. Berapa besar. Pasrah. Tidur di tenda. Seadanya. Tendanya maupun logistiknya. Pasrah. Hanya itu yang bisa diperbuat. Yang ternyata ada hasilnya. Tidak banyak lagi korban jiwa. Di gempa dahsyat tengah malam….

Turki dan Teman yang Berseberangan
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Turki dan Teman yang Berseberangan

Oleh: Dahlan Iskan Mata dunia masih terus ke Turki. Biarpun ada pelantikan perdana menteri baru. Di Pakistan Jumat lalu: Imran Khan. Biar pun perang dagang Amerika-Tiongkok masih seru. Biar pun Mahathir akhirnya ke Tiongkok. Di hari Imran Khan jadi perdana menteri itu. Mahathir yang selama ini terkesan anti Tiongkok.  Ke Tiongkok. Ditemani isterinya. Bertemu Jack…

Antara Bali dan Jakarta
Catatan Harian, Terbaru

Antara Bali dan Jakarta

Oleh: Dahlan Iskan Siapa saja boleh minta dibonceng Presiden Jokowi. Dengan sepeda gunungnya. Di dalam bandara Ngurah Rai, Bali. Ada pemandangan baru di terminal keberangkatan domestik. Di bandara itu. Banyak yang antre. Ingin merasakan dibonceng Jokowi . Lalu mengabadikannya. Lewat foto atau video (Lihat foto 1). Bandara Bali memang salah satu bandara baru yang indah….

Superman Itu Tetangganya Sendiri.
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Superman Itu Tetangganya Sendiri.

Oleh: Dahlan Iskan Merdeka! Dan Turki merdeka juga. Dari krisis moneter yang begitu mencekam. Merdeka! Dan Turki berhasil menginjak rem tepat waktu: saat roda ekonominya berada di bibir jurang. Memang posisi rodanya masih tetap di tebing. Tapi sudah ada superman. Yang menahannya. Untuk tidak terjungkal. Superman itu tetangganya sendiri: Emir Syeikh Tamim bin Hamal Al…

Sajak Sunyi Sebelum Sapi Sepi
Catatan Harian, Terbaru

Sajak Sunyi Sebelum Sapi Sepi

Oleh: Dahlan Iskan Terasa merdeka! Tidur di padang savana. Di Sumba. Dengan api unggun di dekat tenda. Saya di Sumba lagi kemarin. Hampir saja bertemu David Beckham. Yang juga di Sumba. Juga baru meninggalkan Nihi Sumba kemarin. Bersama istrinya: Victoria. Dan anak-anaknya. Saat saya berada di bandara Tambulaka pesawat kecil itu  masih parkir di situ….

Tit-for-Tat Setelah Telat 30 Menit
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Tit-for-Tat Setelah Telat 30 Menit

Oleh: Dahlan Iskan Hanya karena telat 30 menit. Harus bayar Rp 100 miliar. Betapa mahal perang dagang ini. Antara Amerika dan Tiongkok sekarang ini. Yang telat itu kapal raksasa: The Peak Pegasus. Yang memuat kedelai. Satu kapal penuh. Seharga hampir Rp 500 miliar. Kapal itu berlayar dari pelabuhan Seattle. Di negara bagian Washington. Tujuannya: pelabuhan…

1 2 3 4 5 6 25

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,550 other subscribers

EnglishIndonesian