Year: 2018

Tafsir Wapres untuk Nasib Sendiri
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Tafsir Wapres untuk Nasib Sendiri

Oleh: Dahlan Iskan Multi tafsir. Mengapa Jokowi pilih Ma’ruf Amin. Dan mengapa Prabowo pilih Sandiaga Uno. Tafsir 1: Dua-duanya percaya diri. Berani tidak ambil tokoh dengan rating tinggi. Jokowi mungkin percaya omongan ini: disandingkan dengan sandal jepit pun akan menang. Pasangan yang dipilih tidak harus yang bisa menambah suara. Yang penting tidak mengurangi suara. Itu…

Meliuk-liuk di Sumba
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Meliuk-liuk di Sumba

Oleh: Dahlan Iskan Tidak semua laki-laki seperti Herry Susanto. Saya baru kenal ia saat mendarat di bandara Tambulaka, Sumba Barat Daya. Di bandara itu ia menyalami saya. Herry mau terbang ke Kupang. ”Pak Dahlan mau ke mana?,” tanyanya. ”Ke Sumba Timur. Tapi mau mampir dulu ke Nihi Sumba di Nihi Watu,” jawab saya. ”Kok sendirian?,”…

Posisi Arogansi Bisa dari Golongan Profesi 
Catatan Harian, Jurnalistik, Terbaru

Posisi Arogansi Bisa dari Golongan Profesi 

Oleh: Dahlan Iskan  Inilah pelajaran dari Asia Sentinel. Untuk profesi wartawan. Atau profesi apa pun. Asia Sentinel tidak malu. Untuk minta maaf. Pada ‘korban’ tulisannya. Kali ini pada Presiden SBY. Juga pada Partai Demokrat. Padahal Asia Sentinel belum tentu bersalah. Secara hukum. Tapi ia mengaku bersalah. Secara praktik jurnalistiknya. Yang dilanggar adalah kode etik jurnalistik:…

Tragedi Prof Khaw dan Gas Bola Yoganya
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Tragedi Prof Khaw dan Gas Bola Yoganya

Oleh: Dahlan Iskan Banyak sudah suami yang membunuh istri. Tapi yang dilakukan profesor ahli anestesi ini lain sekali. Begitu ahlinya profesor ini. Hampir saja tidak terungkap sama sekali. Selama dua tahun kematian sang istri. Dianggap takdir Illahi. Pelakunya: Prof Dr dr Khaw Kim Sun. Nama istri: Wong Siew Fing, perawat ahli. Tahun kejadian: 22 Mei…

Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Gereja Itu Bernama Abbalove

Oleh: Dahlan Iskan Justru di Amerika. Minggu lalu. Saya baru tahu. Di Indonesia ada gereja bernama ini: Abbalove. Saya tidak menyangka. Akan semeja di restoran Italia. Di Houston, Amerika. Makan malam bersama. Dengan wanita muda. Cantik pula. Elizabeth namanya. Dia wanita Indonesia. Tinggal di Houston sudah lama. Kelahiran Mamassa. Di pedalaman Sulawesi sana. Dia pastor….

Penularan Sriracha untuk Tim Sukses
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Penularan Sriracha untuk Tim Sukses

Oleh: Dahlan Iskan Sebelum berangkat, David Tran bikin keputusan bulat: keluarganya dibagi empat. Sama-sama mengungsi. Meninggalkan Vietnam. Tapi tidak boleh berangkat dalam satu perahu. Di tahun 1975 itu. Mereka menyebar ke empat negara: Hongkong, Malaysia, Indonesia, Filipina. Menjauhi medan perang Vietnam. Akhir cerita, David tiba di Boston. Setelah dari satu barak ke barak lain. Kakak…

Raja Amerika: Sambal Oelek Sriracha
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Raja Amerika: Sambal Oelek Sriracha

Oleh: Dahlan Iskan Apa pun nama restorannya sausnya pasti ini: Sriracha. Di kota mana pun. Di Amerika ini. Saya memang suka pilih Vietnam food. Terutama untuk makan siang. Terutama lagi di tengah perjalanan. Jalan darat. Jarak jauh. Menu pilihan pun hampir tidak berubah: pho dan lumpia basah. Sesekali tambah chicken wing. Khas Vietnam. Dari Alaska…

Laki-Laki Misterius Bernama Misteri
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Laki-Laki Misterius Bernama Misteri

Oleh: Dahlan Iskan Saya dapat kiriman naskah bagus. Dari teman di Singapura. Dulu pemilik perusahaan sekuritas di Jakarta. Penulis naskah itu John R Malott. Mantan duta besar Amerika Serikat di Malaysia. Isinya: soal buku. Yang baru terbit minggu ini di Amerika. Buku itu ditulis dua wartawan Wall Street Journal. Namanya: Tom Wright dan Bradley Hope….

Houston
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Houston

Oleh: Dahlan Iskan Namanya masjid Istiqlal. Lokasinya di kota Houston, Texas, Amerika. Saya salat maghrib di situ. Minggu malam kemarin. Satu jam dari Pasadena: kawasan petro chemical yang begitu masifnya. Di pantai teluk Meksiko. Hampir saja ketinggalan salat berjamaah. Tinggal rakaat terakhir. Sore itu sulit memacu mobil. Silaunya luar biasa. Mata sampai sakit. Matahari seperti…

Hukuman Baru yang Dicepatkan
Catatan Harian, Internasional, Terbaru

Hukuman Baru yang Dicepatkan

Oleh: Dahlan Iskan Trump meneruskan hukuman untuk Tiongkok. Bahkan meningkatkannya. Dan mempercepatnya pula. Senin kemarin hukuman baru itu harus diberlakukan. Lebih cepat dari rencana semula. Lebih besar dari hukuman pertama dan kedua. Tiga kali lipatnya: USD 200 miliar dolar. Itulah nilai yang dikenakan tambahan bea masuk. Untuk barang-barang Tiongkok yang diekspor ke Amerika. Tiongkok terus…

Bank Century Lagi Hidup Mati
Catatan Harian, News, Terbaru

Bank Century Lagi Hidup Mati

oleh Dahlan Iskan Kasus Bank Century hidup lagi. Mati lagi. Di luar negeri. Lebih tepatnya akan hidup-mati terus. Yang menghidupkan dan mematikannya itu media dari Hongkong: Asia Sentinel. Media online. Tapi dikenal sangat serius. Reputasinya tinggi. Independen. Profesional. Tapi kali ini agak aneh. Tanggal 12 September lalu media itu membuat heboh. Di Indonesia. Partai Demokrat…

Cari Resep yang Mahal
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Cari Resep yang Mahal

Oleh: Dahlan Iskan Obat saya hilang. Di Amerika. Sebagian. Entah tercecer di mana. Padahal obat itu penyangga nyawa saya. Memang, apa pun gampang hilang bersama saya: buku, jaket, topi, sepatu, bahkan jabatan. Itu ada baiknya: bisa selalu belajar mengikhlaskan apa saja. Tidak mudah sakit hati. Tapi, dalam hal obat ini saya harus cari gantinya. Saya…

1 2 3 24

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,550 other subscribers

EnglishIndonesian