21 September 2019
Ada yang gatal tangan. Ingin sekali agar Iran diserang. Tapi ia sendiri tidak mau melakukan.  Inginnya: Amerika-lah yang menyerang Iran. Atau Israel. Atau siap...
21 September 2019
Nicole Zefanya namanya. Niki panggilannya. Baru 20 tahun usianya. Dia sedang menjadi perbincangan. Pada Jumat (20/9), namanya masuk dalam salah satu daftar ber...
20 September 2019
Untung saya terusir dari hotel. Tidak bisa lagi tambah satu malam. Padahal acara saya masih belum selesai. Di Kota Liverpool ini. Ya sudah, pindah hotel lagi....
Arsip DI's Way

19 September 2019
Hongkong mau punya Gurkha lagi. Seperti di zaman penjajahan Inggris dulu.  Gurkha baru ini juga akan dipekerjakan sebagai aparat keamanan. Tapi khusus untuk di stasiun-stasiun MTR --kereta bawah tanah. Mengapa? 
18 September 2019
Letak stadion Liverpool FC begitu jauh dari stasiun. Mungkin 2000 buaya disambung-sambung pun masih kurang panjang. Dari stasiun itu masih perlu jalan kaki 40 menit. Tapi banyak juga yang pilih naik kereta bawah tanah. Saya membayangkan begitu pulalah suporter Bonek. Yang banyak juga harus jalan kaki. Jauh sekali. Sejak dari pertigaan Jalan Veteran di Kabupaten Gresik. Ke stadion Gelora Bung Tomo di wilayah Surabaya Barat. Yang di tengah tambak garam itu.
17 September 2019
Heboh di sana, sunyi di sini. Saya pun ke perbatasan itu.  Di London bukan main serunya. Pembahasan perbatasan itu. Antara Irlandia Utara (Inggris) dan Republik Irlandia (anggota Uni Eropa) itu.  Sampai seorang perdana menteri mundur --Theresa May. Perdana menteri lainnya mau mati di parit --Boris Johnson.
16 September 2019
Saya sudah tiba di Liverpool Jumat siang. Siapa tahu Sadio Mane khotbah Jumat. Di masjid terbesar Liverpool --Al Rahman. Tapi saya tiba di masjid agak telat. Langsung dari Irlandia Utara. Mendarat di Bandara John Lennon. Musikus itu memang kelahiran Liverpool. Di kota ini pula ia membangun grup The Beatles. Tiba di masjid, lantai 1 sudah penuh. Naik ke lantai 2. Penuh. Ke lantai 3. Penuh juga.
15 September 2019
Saya harus menulis ini. Biar pun tidak akan ada yang membaca.  Saya tahu, topik ini kalah menarik. Harusnya saya menulis yang lagi panas di dalam negeri: anda lebih tahu topik apa itu. Tapi saya harus tahu diri.  Saya pun harus tetap menulis untuk DI's Way. Pun ini hanya tentang Li Ka-Shing --orang terkaya di Asia itu. Konglomerat terbesar dari Hongkong itu. Yang umurnya sudah 91 tahun itu. 
Follow Us On Social Media

Managed by DBL Indonesia.
Copyright © 2018 - 2019 DI'S WAY .
All rights reserved.
English Indonesian