Catatan Harian, Humaniora, Terbaru / August 21, 2018 Lombok Menanti Anak Pengungsi

Oleh: Dahlan Iskan Hanya bisa pasrah. Itulah yang terjadi di Lombok. Saat ini. Yang diguncang gempa beruntut. Susul menyusul. Tanpa tahu kapan datang. Berapa lama. Berapa besar. Pasrah. Tidur di tenda. Seadanya. Tendanya maupun logistiknya. Pasrah. Hanya itu yang bisa diperbuat. Yang ternyata ada hasilnya. Tidak banyak lagi korban jiwa. Di gempa dahsyat tengah malam....

Catatan Harian, Internasional, Terbaru / August 20, 2018 Turki dan Teman yang Berseberangan

Oleh: Dahlan Iskan Mata dunia masih terus ke Turki. Biarpun ada pelantikan perdana menteri baru. Di Pakistan Jumat lalu: Imran Khan. Biar pun perang dagang Amerika-Tiongkok masih seru. Biar pun Mahathir akhirnya ke Tiongkok. Di hari Imran Khan jadi perdana menteri itu. Mahathir yang selama ini terkesan anti Tiongkok.  Ke Tiongkok. Ditemani isterinya. Bertemu Jack...

Catatan Harian, Terbaru / August 19, 2018 Antara Bali dan Jakarta

Oleh: Dahlan Iskan Siapa saja boleh minta dibonceng Presiden Jokowi. Dengan sepeda gunungnya. Di dalam bandara Ngurah Rai, Bali. Ada pemandangan baru di terminal keberangkatan domestik. Di bandara itu. Banyak yang antre. Ingin merasakan dibonceng Jokowi . Lalu mengabadikannya. Lewat foto atau video (Lihat foto 1). Bandara Bali memang salah satu bandara baru yang indah....

TERPOPULER

Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Tafsir Wapres untuk Nasib Sendiri

Oleh: Dahlan Iskan Multi tafsir. Mengapa Jokowi pilih Ma’ruf Amin. Dan mengapa Prabowo pilih Sandiaga Uno. Tafsir 1: Dua-duanya percaya diri. Berani tidak ambil tokoh dengan rating tinggi. Jokowi mungkin percaya omongan ini: disandingkan dengan sandal jepit pun akan menang. Pasangan yang dipilih tidak harus yang bisa menambah suara. Yang penting tidak mengurangi suara. Itu...
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Meliuk-liuk di Sumba

Oleh: Dahlan Iskan Tidak semua laki-laki seperti Herry Susanto. Saya baru kenal ia saat mendarat di bandara Tambulaka, Sumba Barat Daya. Di bandara itu ia menyalami saya. Herry mau terbang ke Kupang. ”Pak Dahlan mau ke mana?,” tanyanya. ”Ke Sumba Timur. Tapi mau mampir dulu ke Nihi Sumba di Nihi Watu,” jawab saya. ”Kok sendirian?,”...

Catatan Harian

Random

SETENGAH BIONIC

Lolos Dari Aorta Dissection

ENERGI HIJAU

Penari Langit
Recent comments
  • Ali Salim
    1
    Lombok Menanti Anak Pengungsi
    Keunikan gempa Lombok yg menyebabkan ia berbeda dgn gempa2 lainnya adalah hadir di tahun politik. Bencana ini kemudian diolah jadi bumbu politik yg lebih dramatis atau lebih bersahaja tergantung di…
  • tokoandalan
    2
    Lombok Menanti Anak Pengungsi
    Sayangnya hingga saat ini status lombol belum menjadi bencana nasional oleh negeri via vallen
  • Kuncoro Y.
    3
    Lombok Menanti Anak Pengungsi
    Mengalami bencana alam, memang sangat sangat menyedihkan. Saya sangat paham dan berempati. Itu sangat menyusahkan. Seumur-umur saya belum pernah mengalaminya. Semoga jangan sampai. Tapi saya sangat bisa membayangkan. Betapa menderitanya.…

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,178 other subscribers

EnglishIndonesian